BATIN-OJ21Kalau kepada sesamanya saja harus menggunakan sebutan tambahan kehormatan, maka sudah sepatutnya kepada Zat Yang Maha Kuasa, yang tak dapat dilukiskan dan tak dapat dibayangkan kemahaagungan-Nya, kita tidak boleh njangkar, tak boleh hanya menyebut Allah. Seyogyanyalah kita memanggil dengan sebuah gelar yang paling terhormat yaitu Pangeran, atau dengan sebutan tambahan Gusti. Dalam prakteknya kami menyeru atau memanggil Pangeran saja atau Gusti saja atau lebih lengkap Gusti Allah. Kadang-kadang ditambahkan dengan aneka sifat mulia-Nya, misalkan Gusti Ingkang Maha Asih, Gusti Yang Maha Pengasih.

(dikutip dari buku “Pengembaraan Batin Orang Jawa di Lorong Kehidupan” hal 25)

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s