BATIN-OJ21Maka seperti lagu pengajian ibu-ibu di Yogyakarta2):

Badan gumuling ati eling

Iman tetep ruh madhep

maring Allah

atau

Aja turu, turu lali

Badan turu ati tangi

Ruh madhep maring Allah.

Maknanya meskipun badan jasmani tergolek tidur, tapi hati atau kalbu harus tetap dalam keadaan terjaga dan mengingat Allah. Iman tetap kokoh dengan ruh menghadap Allah.

Mengapa kalbu harus tetap terjaga? Karena kalbulah yang mampu membebaskan kita dari berbagai prasangka subyektif. Di dalam kalbu bertahta mata air kehidupan, dan bersemayam cahaya kebenaran, yang dapat menuntun kita mengenali serta memahami diri kita sendiri, selanjutnya mengenali dan memahami hakikat Sang Maha Pencipta.

Itu semua mengajarkan untuk menjadi orang yang waskita, untuk memperoleh hidayah menuju pintu kearifan, kita harus senantiasa memiliki kontak dengan Allah Swt., dengan selalu mengingatnya.

________

2) Damardjati Supadjar dalam Ruh Islam dalam Budaya Bangsa, Aneka Budaya di Jawa, Yayasan Festival Istiqlal 1996.

(dikutip dari buku “Pengembaraan Batin Orang Jawa di Lorong Kehidupan” hal 37)

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s