Dengan metode dakwah yang modest, dan transformatif seperti itu, para Wali telah sukses mengislamkan pulau Jawa. Tentu tidak semuanya berlangsung mulus. Ada onak dan duri. Ada gunung terjal yang harus didaki. Ada lembah dan jurang yang harus diseberangi. Ada aliran mistis Kejawen yang mengarus kuat dan bergabung dengan faham “wahdatul wujud”, yang dikembangkan oleh penghulu gerakan sufi di Bagdad awal abad ke-10, Al-Hallaj.

Di Jawa, faham “wahdatul wujud” disebarkan oleh Syeh Siti Jenar dan didukung oleh Ki Ageng Pengging atau Kebo Kenanga, pangeran darah biru trah Majapahit. Meskipun Syeh Siti Jenar dan Kebo Kenanga dihukum mati seperti   Al-Hallaj oleh Sultan Demak Raden Fatah dan para wali, tetapi di kemudian hari putera Kebo Kenanga, Jaka Tingkir yang pada saat itu baru lahir, berhasil mempersunting puteri Sultan Demak Pangeran Trenggono, dan selanjutnya menduduki tahta menggantikan mertuanya.

Di tangan Jaka Tingkir yang kemudian bergelar Sultan Hadiwijaya, pusat kerajaan dipindah ke pedalaman di Pajang, Surakarta. Perpindahan ini membawa dampak besar. Pertama, kejayaan sebagai negara maritim hancur dan berganti dengan negara agraris. Kedua, aliran kejawen memperoleh pengaruh yang lebih besar di pusat kerajaan. Walaupun  demikian syiar Islam para wali tidak terhenti, terutama di daerah-daerah pesisir, di Jawa Barat, Jawa Timur dan Indonesia Timur. Bahkan di pusat Kerajaan Mataram (Yogya dan Solo), lahir karya-karya sastra tulis dengan ruh keislaman yang cukup indah.

(dikutip dari buku “Pengembaraan Batin Orang Jawa di Lorong Kehidupan” hal 64)

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s