Akan halnya agami sebagai akronim agemaning (pakaian) iman, Islam Kejawen mengajarkan bahwa keimanan tidak akan berarti apa-apa jika tidak dijahit dengan amal saleh  atau amal perbuatan yang baik, yang mulia. Seseorang akan dapat mengerjakan amal perbuatan yang baik jika memiliki budi pekerti luhur, memiliki akhlak mulia.

Ajaran mengenai akhlak mulia Islam Kejawen, menurut sahabat sekaligus guru saya almarhum ustadz Tijani Jauhari dari pesantren Al-Amien, Prenduan Madura, pada umumnya bersumber dari ajaran Al Ghazali. Kitab-kitab klasik yang lebih dikenal sebagai kitab kuning karena kertasnya berwarna kekuningan, yang merupakan kitab-kitab rujukan utama di pesantren-pesantren Nusantara terutama di Jawa dan Madura antara lain adalah kitab Ta’limul Muta’alim (etika santri), Nashoihul Ibad (Nasihat Penghuni Dunia karya Imam Nawawi Al-Banteniy) serta tiga karya Al Ghazali yaitu Bidayah al Hidayah, Ihya Ulumuddin dan Minhajul Abidin (Menuju Mukmin Sejati).

Ajaran tasawuf Al Ghazali itu pulalah yang kemudian membentuk budi pekerti orang Jawa yang lebih mengutamakan kesalehan pribadi dibanding kesalehan sosial, serta pola hidup sederhana dan nrimo atau qanaah.

(dikutip dari buku “Pengembaraan Batin Orang Jawa di Lorong Kehidupan” hal 84)

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s