KUNCI MENGHADAPI GELOMBANG HIDUP

Menurut Prof. K.H. Ali Yafie, kunci menghadapi gelombang hidup yang pasang naik pasang surut adalah kelapangan dada dan kestabilan jiwa. Memang yang namanya musibah yang tidak mengenakkan, secara manusiawi pasti menggoncangkan jiwa kita. Tapi kalau tidak ada modalnya tadi itu, maka goncangan itu akan berkembang menjadi penyakit. Sedangkan kalau ada remnya dia pasti bisa mengatasi, tidak larut di dalam duka, tidak larut di dalam sedih. Tetapi ia harus berbuat sesuatu untuk melihat hari depannya. Oleh sebab itu, rumus di dalam akidah kita, di dalam kamus keimanan, tidak ada yang namanya putus asa. Bagaimanapun sulitnya keadaan, kalau kita masih baca bismillahirrah­maa­nirrahiim, pasti masih ada setitik harapan. Itulah pen­tingnya kita mengulang-ulang di dalam semua langkah kita dimulai dengan bismilla­hirrahmaanir­rahiim, agar supaya tetap ada harapan di dalam menghadapi gelom­bang dunia ini yang silih berganti, senang dan susah. Ini bukan hal yang baru. Mungkin cuma redaksinya berbeda.

Satu lagi, kalau kita sendiri yang tertimpa musibah, kita harus ber­sikap begitu. Tapi bagaimana kalau orang lain yang tertimpa musibah? Apa yang harus kita lakukan? Ada dua hal penting, yaitu mendoakan yang sudah wafat, yang masih tinggal dan  sebagainya, selain mendoa­kan, juga menolong dan membantu dia, sejauh kemampuan yang ada pada diri kita masing-masing. Itu kewajiban mutlak. Dalam Al Qur’an surat Al Maidah dipertegas “Wata’aa­wanuu alal birri wattaqwaa”, kita harus tolong menolong dalam mengatasi segala macam problema kehidupan kita ini, baik dalam kesenangan maupun dalam kesulitan.

Sekali lagi, kita semua dianjurkan melakukan takziah, ungkapan rasa duka yang mendalam, menyampaikan belasungkawa atas segala sesuatu yang menimpa saudara kita, sahabat kita. Semoga Allah SWT menerima almarhum dan almarhumah sebagai syuhada di sisi Allah SWT. Menda­patkan tempat yang sebaik-baiknya, pengam­pun­an di sisi Allah dan ber­ada di dalam pangkuan keridhoan Allah di alam barzah sampai ke akhirat.

SERI : MEMAHAMI MUSIBAH (3)

Beji, 02/11/2010.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s