JANGAN SUKA MAIN TAKWIL-TAKWILAN & BERDEBAT

Imam Baihaqi, ahli hadis terkemuka & pengikut mazhab Syafii meriwayatkan, pada suatu waktu Kanjeng Nabi Muhammad menyaksikan sejumlah orang berdebat seru ttg takdir. Melihat itu, merah padam muka Beliau dan lalu berpidato: “Sesatnya orang2 yang dulu itu karena suka berdebat, antara lain tentang qodho & qodar. Orang-orang yang pada mulanya benar, tapi kemudian sesat itu, dimulai karena suka berbantah-bantahan”. Beliau melanjutkan, sebagian besar dari penghuni surga itu adalah orang-orang yang pikirannya sederhana saja.

Berdasarkan hadis tersebut, maka banyak ulama, mursyid & perkumpulan tarekat yang mengatur adab buat para muridnya untuk meninggalkan perdebatan, tebak-tebakan serta pertengkaran ttg sesuatu pembahasan ilmu, sebab yang demikian itu acapkali membangkitkan takabur, ujub-riya, menimbulkan kealpaan & kekeruhan.Ulama terkenal, mursyid pd Majelis Al-Ghazaly – Bogor, KH. Abdullah bin Nuh, scr tegas melarang kita main takwil-takwilan apalagi terus diselingi ayat Qur’an. “Jangan mengobrol tak karuan”.

Semoga kita semua senantiasa dikaruniai hidayah untuk bisa menghindari perdebatan sebagamana tersebut di atas, serta dimasukkan ke dalam golongan hamba-hambaNYA yg rendah hati dan ikhlas. Aamiin.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s