PERKAWINAN

Betapa bahagia saat kita duduk di istana, kau dan aku,

Dua sosok dan dua tubuh namun hanya satu jiwa, kau dan aku,

Harum semak dan senandung burung ‘kan menebarkan pesona

Pada saat kita memasuki taman, kau dan aku,

Bintang-bintang nan beredar sengaja menatap kita lama-lama:

Bagi mereka’kan jadi bulan, kau dan aku,

Kau dan aku, yang tak terpisahkan lagi, ‘kan menyatu dalam kenikmatan puncak,

Bercanda ria serta bebas dari percakapan dungu, kau dan aku.

Burung-burung yang terbang di langit ‘kan manatap iri

Karena kita tertawa riang gembira,

kau dan aku

Sungguh ajaib, kau dan aku, di sudut yang sama di sini

Pada saat yang sama berada di Irak dan Khurasan, kau dan aku.

(Penyair Jalaluddin Rumi, Pustaka Firdaus,  2 Juni 2000)

 

(FOTO : JalalUDDIN RUMI dr Google Images).

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s