Seri Memaknai Kehidupan (56): ANDA BISA KALAU MAU.

 

Saudaraku, master piece, umat pilihan cipta­an Allah,

Pernahkah Anda membayangkan kehidupan di sebuah penjara? Kekumuhan, penghuni yang berdesak-desakan, sampah dan bau busuk di mana-mana, air bersih yang selalu kurang, menu makanan yang jauh dari standar, kekerasan, perang antar geng, pelecehan seksual, praktek suap dan pemerasan oleh oknum petugas, gangguan narapidana yang menjadi preman, perdagangn obat bius dan sejumlah masalah menyeramkan lainnya.

Keadaan seperti itulah yang dihadapi In­spektur Jenderal Polisi Dr. Kiran Bedi, seorang wanita berusia 44 tahun dengan tinggi 161 cm serta berat badan hanya 55 kg, tatkala diangkat sebagai Kepala Penjara Tihar di New Delhi, India pada tanggal 1 Mei 1993.

Penjara Tihar dengan luas sekitar 81 hektar adalah sebuah penjara terbesar di Asia Pasifik, bahkan yang terbesar di sebuah negara de­mokrasi liberal manapun di dunia ini. Penjara ini dihuni oleh 9.700 narapidana  pria, wanita dan anak-anak.

Dalam tempo dua tahun tugasnya di penjara itu, Kiran Bedi yang sosok tubuhnya nampak rapuh, telah membuktikan bahwa ia adalah seorang wanita perkasa, ibu nan adil bijaksana penuh kasih sayang dari lebih 9.700 narapidana. Ia telah berhasil mengubah citra buruk sebuah penjara yang menyeramkan menjadi Tihar Ashram, tempat meditasi Tihar yang damai dan menenteramkan jiwa. (http://www.kiran bedi.com dan Kiran Bedi, It’s Always Possible, Yayasan Obor Indonesia, 2004)

Apa yang menjadi rahasia sukses Kiran Bedi yang sekarang tersohor itu? Adalah semangat dan tekadnya untuk menjadi sinar matahari kehidup­an bagi orang lain, dengan berbagi kebahagiaan melalui kerja.

Andapun kalau mau dan sungguh-sungguh, mampu melakukan hal besar seperti Dr. Kiran Bedi. Nasihat tua Cina mengatakan, “Orang besar adalah orang yang mempunyai banyak cita-cita besar. Bercita-cita mempengaruhi dunia adalah prasyarat untuk menciptakan pengaruh besar pada dunia. Akan tetapi, sekali seseorang telah menorehkan cita-citanya dan membuat ketetapan, ia harus tegar seperti gunung. Cita-cita dan kemauannya harus diproses menjadi tindakan sesuai rencana dalam benaknya. Jika ini bisa kita lakukan, maka kita bagaikan membangkitkan raksasa dalam diri kita.” (Adam Sia & Ah Lion, The Chinese & A.R.T. of Goal Setting, Elexmedia Komputindo, 1997)

Raksasa itulah yang di bagian depan buku ini saya sebut sebagai kemampuan dan kekuatan yang luar bisa dari Pikiran Bawah Sadar.

 

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s