Seri Memaknai Kehidupan (63): MEMANDANG SETIAP MAKHLUK BAGAI MEMANDANG SANG PENCIPTA

 

 

Anak-anak dan saudaraku,

Pengejawantahan dari semua nasihat dan uraian Seri Memaknai Kehidupan ini ialah dengan menumpahkan rasa kepedulian dan kasih sayang, menghargai serta menjaga semua-sesama ciptaan Tuhan. Marilah kita tinggalkan kesibukan kita yang berupa kebiasaan heboh mengurusi kelemahan dan keburukan orang lain, termasuk dalam hal beribadah, dibanding memperbaiki diri sendiri. Kebiasaan jelek seperti itu harus kita balik mengarah pada diri kita sendiri. Tentu kita wajib menasihati saudara-saudara kita yang salah, namun seyogyanya dengan bijaksana, sabar dan dengan cara yang lebih baik.

Di lain pihak, dalam hal perbuatan baik atau amal saleh, marilah kita utamakan, kita per­sembahkan kepada orang lain lebih dulu.

Terhadap sesama ciptaan Allah, pandanglah bagaikan memandang Sang Penciptanya sendiri, Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Tahu. Merendahkan, menghina, merusak dan semena-mena terhadap ciptaan Allah apapun itu bentuk dan jenisnya, lebih-lebih sesama manusia, adalah sama dengan melecehkan siapa yang men­ciptakan, yang menghendaki keberadaannya di muka bumi, di jagat raya, yakni Allah Yang Maha Agung.

Selain dari itu, marilah kita sering me­lakukan Siyahah Ruhiyyah atau perjalanan spiritual, seperti yang saya uraikan dalam buku Zikir dan Doa Persembahan Anak Saleh, yang meliputi lima hal. Pertama, menyegarkan jiwa, mensyukuri nikmat Tuhan. Kedua, mawas diri, merenungkan kesalahan dan dosa-dosa masa lalu. Ketiga, muhasabah, kalkulasi diri tentang apa yang telah kita perbuat dan apa yang masih terhutang. Keempat, meluruskan kompas kehidupan, merebut peluang yang tersisa, mengorganisasikan diri melakukan kebajikan dihari tua. Kelima, mengejar ketinggalan, membayar utang, menebus yang tergadai, me­mohon ampunan Gusti Allah.

Demikianlah duhai anak-anak dan sau­daraku, semoga dengan memahami tulisan sederhana dan ala kadarnya dari seorang yang berlatarbelakang priyayi Jawa Abangan ini, Gusti Allah-Pangeran Yang Maha Agung, menga­nu­gerahkan hidayah, rida dan berkah-Nya kepada anda, kepada kita sekalian, sehingga kita digerakkan-Nya untuk membaca, memahami, menghayati serta mengamalkannya dalam “kehidupan dunia yang menipu ini”. Semoga Allah berkenan membangkitkan kekuatan mulia dan energi besar dalam spiral kehidupan anda demi memaknai kehidupan kalian. Allahumma aamiin.

 

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s