Seri Memaknai Kehidupan (64): FANA

 

Duh Gusti,

fanakanlah dzat hamba,

sirnakanlah sifat hamba,

dan leburkanlah kefanaan hamba

dalam keabadian Paduka,

sehingga dengan rida Paduka hamba mendengar,

duhai Yang Maha Mendengar,

dengan rida Paduka hamba melihat,

duhai Yang Maha Melihat.

Wahai Pangeran Yang Maha Welas Asih,

jadikanlah hamba ini kekasih Paduka,

yang jika berkata-kata,

akan berkata-kata dengan zikir-zikir Paduka,

jika memandang akan memandang dengan cahaya-cahaya Paduka,

jika berfikir akan berfikir dengan hidayah keagungan ilmu Paduka,

jika bekerja akan bekerja dengan berkah kekuasaan Paduka,

jika bergerak akan bergerak dengan hikmah keperkasaan Paduka,

dan jadikanlah itu semua sebagai bekal ibadah hamba,

selaku khalifatullah fil ard,

yang senantiasa beriman dan beramal saleh.

Duh Gusti,

Sang Maha Sutradara,

ampunilah dan ridailah hamba,

dalam peran kehidupan yang Paduka amanahkan,

sepenuh kasih sayang. (Terakhir dari Seri Memaknai Kehidupan)

 

17 Juli 2006

21 Jumadil Akhir 1427

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s