Pesan Tempat di Sisi Allah Swt (5): ANAK YANG SALEH SEPERTI APA?

 

 

     Orang atau anak yang saleh, seperti apakah itu? Apakah yang senantaiasa mengenakan jilbab bagi wanita? Sedangkan bagi pria senantiasa berkopiah atau bersorban, mengenakan baju taqwa dan kain sarung, atau jubah gamis, dengan tangannya selalu memegang tasbih? Ataukah mereka yang kemana dan dimana saja selalu mengaji Qur’an, tak peduli di tengah kepadatan angkutan umum, dengan orangtua atau perempuan hamil yang berdiri bergelayutan di depannya?

       Itu semua baik, tapi belum cukup. Bahkan berbagai bentuk peribadatan lainnya yang tampak mata, yang bisa dilihat dan didengar orang lain seperti  mengucapkan kalimat syahadat, sholat, puasa, membayar zakat dan pergi haji itu ibarat buah, baru merupakan kulitnya, baru merupakan ibadah lahir. Belum menjamin kualitas ibadah batin. Ibarat kapal baru benderanya. Bisa saja benderanya Merah Putih (Indonesia), tetapi pemilik dan awal kapalnya bangsa lain. Tentu tidak seekstrim perumpaan itu. Tetapi semua peribadatan yang nampak mata tersebut menurut  Prof.Kyai H.Ali Yafie dan almarhum Cak Nur (Nurcholis Majid), baru merupakan formalitas, kesalehan formal dan belum bisa menjadi jaminan tingkat keimanan yang mantap apalagi keikhsanan. (buku: “Pengembaraan Batin Orang Jawa di Lorong Kehidupan” halaman 201 dan buku “Memaknai Kehidupan” halaman 54).

       Sebagaimana sudah pernah saya tulis secara cukup panjang lebar, fungsi dan tugas manusia selaku pengemban amanah Allah di muka bumi ada empat:

  1. berakhlak mulia.
  2. menegakkan amar  ma’ruf nahi munkar
  3. beriman dan beramal saleh
  4. taat kepada Allah dan RasulNya.

 

 

         Marilah sedikit kita ulas lagi perihal iman dan amal saleh. Kedua kata “ iman dan   amal”, di dalam Al Qur’an  pada umumnya disebutkan secara berpasangan. Misalkan dalam Surat Al – Bayyinah (98:7), “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka  itu adalah sebaik-baik makhluk”.  Contoh lain lagi adalah Surat An-Nahl (16:97), “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki  maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik”.

        Mengapa cukup banyak kata “iman” yang dikaitkan dengan kata “amal saleh”? Karena  amal saleh atau perkejaan mulia merupakan perwujudan nyata dari iman. Jika hanya berbicara mengenai iman saja, maka itu merupakan rahasia kita dengan Allah. Tak ada seorangpun kecuali diri sendiri yang tahu apakah kita betul-betul  beriman atau tidak. Oleh karena itu bila iman dikaitkan dengan amal saleh, menjadi nampak perwujudannya di dalam perilaku sehari-hari. Demikianlah, jika kita mengaku memiliki iman yang berfungsi dengan baik di dalam diri kita, maka kita harus tidak akan tinggal diam. Kita harus senantiasa aktif dan dinamis berbuat sesuatu guna membuktikan keimanan kita.

         Akan halnya jenis-jenis amal saleh, ada tiga. Pertama, amalan atau pekerjaan hati nurani. Ini berhubungan dengan pekerjaan pemikiran. Yaitu bagaimana kita memikirkan hal-hal yang baik, berguna dan bermanfaat, yang bisa menyelamatkan serta membantu orang lain. Kedua, pekerjaan lidah yang lazim disebut omongan. Ini sesungguhnya yang paling aktif dari manusia.. Pekerjaan lidah yang baik adalah omongan yang sesuai, yang  terkontrol oleh batin dan pikiran yang baik. Ketiga, pekerjaan seluruh fisik kita. Gerak-gerik mata, hidung, kaki, tangan dan seluruh anggota tubuh kita.

         Ketiga jenis amalan tersebut harus dilaksanakan sesuai petunjuk agama, agar amalan-amalan batin kita, amalan lisan serta seluruh anggota tubuh kita menjadi amal saleh, menjadi amalan yang mulia sesuai petunjuk Allah. Orang yang segenap pemikiran, ucapan dan perbuatannya seperti itu, disebut orang atau anak  yang beriman dan beramal saleh. Bahasa sederhananya, orang yang saleh.

 

Semoga kita memperoleh ilham dan anugerah untuk  dimasukkan ke dalam golongan hamba-hambaNya yang senaniasa beriman dan beramal saleh. Aamiin.

 

Beji, 02 Januari 2013.

 

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s