HAKIKAT IBADAH HAJI

HAKIKAT IBADAH HAJI.

Lamun sira munggah kaji,

maring Mekah thuke ana apa,

hya Mekah pan tilas bae,

Nabi Ibrahim kruhun,

ingkang yasa kang ponang mesjid,

miwah tilase Ka’bah,

kang arupa watu,

gumantung tanpa canthelan,

apa iku kang sedya sira bekteni,

dadi mangan brahala

(Suluk Ling-lung Sunan Kalijaga).

 

Terjemahan bebas:

Jika engkau hendak pergi haji

ke Mekah, apa hasilnya?

bukankah Mekah itu hanya sebuah petilasan (peninggalan sejarah)

dari yang mulia Nabi Ibrahim

yang membangun masjid

serta  petilasan Ka’bah

yang berupa batu

tergantung tanpa gantungan

apa seperti itu yang hendak engkau sembah

menjadi makan berhala.

Suluk ini mengajarkan agar dalam melaksanakan ibadah haji, kita sungguh-sungguh memahami serta menghayati hakikatnya. Sebab jika tidak, maka itu hanya akan bagaikan seorang wisatawan yang berziarah mengunjungi sebuah bangunan sejarah. Ibadah yang seperti itu, sungguh akan sia-sia.

Selamat Hari Raya Idul Adha, selamat memperbarui perjanjian kita selaku khalifatullah fil ardNYA.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s