BATIN-OJ21Prinsip hidup harmonis, toleran dan akomodatif orang Jawa juga menghasilkan synkretisme antar agama dan perkayaan sesuatu agama dengan adat dan budaya Jawa atau sebaliknya. Maka tidak mengherankan kalau di Jawa ada candi-candi pemeluk Syiwa Budha sebagaimana candi-candi di Jawa Timur, ada candi Budha yang dibangun oleh raja Hindu yaitu candi Plaosan di Prambanan, Jawa Tengah, ada penganut Islam Kejawen, yaitu orang Islam yang juga sekaligus memuja roh-roh gaib, atau orang Islam yang menganut paham kebatinan yang meyakini jika ia sudah sangat percaya kepada Allah Yang Maha Kuasa, maka tidak wajib lagi untuk melaksanakan salat lima waktu.

(dikutip dari buku “Pengembaraan Batin Orang Jawa di Lorong Kehidupan” hal 19)

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s